Tazkiya, Nadiya Rahma (2026) Analisis fenomena calon tunggal dan gerakan kotak kosong dalam pilkada serentak kabupaten Ciamis pada tahun 2024. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (182kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (248kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIASI)
KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf Download (168kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (339kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (445kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (388kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (303kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pilkada serentak 2024 menjadi momentum penting dalam demokrasi lokal di Indonesia, namun di Kabupaten Ciamis pelaksanaannya hanya diikuti oleh satu pasangan calon, yaitu Herdiat Sunarya-Yana D Putra, yang berhadapan dengan kotak kosong sebagai bentuk alternatif pilihan politik. Fenomena ini menarik dikaji karena mencerminkan adanya anomali dalam demokrasi elektoral yang ditandai dengan minimnya kompetisi politik serta munculnya resistensi masyarakat melalui gerakan kotak kosong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dominasi politik partai dalam mendukung calon tunggal, mengkaji kontrol wacana publik yang dibangun selama proses pilkada, serta menjelaskan faktor penyebab lemahnya oposisi dalam Pilkada Ciamis 2024. Kerangka berpikir penelitian ini menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci yang menekankan dominasi politik, kontrol wacana publik, dan lemahnya oposisi hingga melahirkan kondisi counter hegemony, serta didukung oleh teori partai politik, teori koalisi, dan teori oposisi untuk menganalisis dinamika kekuasaan dan relasi politik dalam fenomena calon tunggal dan gerakan kotak kosong. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap penyelenggara pemilu, partai politik pendukung petahana serta aktivis gerakan kotak kosong. Analisis dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi politik terjadi melalui konsolidasi seluruh partai politik dalam satu koalisi besar yang mendukung pasangan calon tunggal, sehingga menutup ruang kompetisi bagi pasangan calon lain. Kontrol wacana publik dibangun melalui narasi stabilitas, legitimasi petahana, serta minimnya ruang bagi wacana alternatif, baik di media maupun dalam ruang sosial-politik masyarakat. Sementara itu, lemahnya oposisi disebabkan oleh pragmatisme partai politik, kegagalan kaderisasi, serta keterbatasan sumber daya politik, yang pada akhirnya mendorong munculnya kotak kosong sebagai bentuk alternatif perlawanan politik masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Calon Tunggal; Kotak kosong; Hegemoni Politik; Pilkada Serentak |
| Subjects: | Political Process Political Process > Practical Politics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Nadiya Rahma Tazkiya |
| Date Deposited: | 21 May 2026 07:23 |
| Last Modified: | 21 May 2026 07:23 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131756 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



