Trihana, Tania (2026) Strategi dakwah digital penyuluh agama Islam di media sosial Instagram kantor urusan agama sukasari kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (98kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
Lembar Pengecekan Plagiarisme (1).pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf Download (284kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_bab1.pdf Download (272kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (438kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (539kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi keagamaan di masyarakat. Transformasi ini mendorong perubahan metode dakwah dari bentuk konvensional menuju pemanfaatan media digital sebagai sarana penyampaian pesan keagamaan. Dalam kelembagaan, Penyuluh Agama Islam di bawah Kementerian Agama dituntut mampu memanfaatkan media sosial sebagai media dakwah yang adaptif, informatif, dan edukatif agar nilai-nilai Islam dapat disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik dakwah digital yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sukasari Kota Bandung melalui pemanfaatan media sosial. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk pemanfaatan media sosial dalam kegiatan dakwah, strategi penyampaian pesan keagamaan, serta peran media sosial dalam memperluas jangkauan layanan dan komunikasi keagamaan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan penyuluh agama sebagai informan utama, observasi non partisipatif terhadap aktivitas dan konten media sosial yang digunakan sebagai sarana dakwah, serta dokumentasi dari berbagai sumber yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data penelitian. Penelitian ini menggunakan kerangka teori Mediatization of Religion yang dikemukakan oleh Stig Hjarvard. Teori ini menjelaskan bahwa media memiliki peran penting dalam praktik keagamaan modern, yaitu sebagai saluran penyampaian pesan keagamaan (media for religion), sebagai lingkungan tempat praktik keagamaan berlangsung (media of religion), serta sebagai ruang yang dapat menggantikan sebagian fungsi ruang religius tradisional (media as religion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan secara aktif oleh penyuluh agama sebagai sarana penyebaran pesan dakwah, penyampaian informasi layanan keagamaan, serta ruang interaksi antara penyuluh dan masyarakat. Pemanfaatan media digital juga memungkinkan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan menjangkau audiens yang lebih luas serta mendukung transformasi dakwah yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat di era digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dakwah Digital; Penyuluh Agama Islam; Media sosial; Mediatization of Religion |
| Subjects: | Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Tania Trihana |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 04:16 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 04:21 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132472 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



