Fauziyah, Syfa (2026) Komunikasi simbolik dalam khitobah ta’tsiriyah ustazah Deudeu Sa'adah: Studi kasus dalam pengajian rutin di Masjid Besar Rancaekek. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME.pdf Download (91kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (218kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (284kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (308kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik khitobah ta’tsiriyah terkait pada komunikasi simbolik Ustazah Deudeu Sa’adah yang dimaknai oleh mad’u. Dalam kegiatan pengajian tersebut, terlihat kesesuaian antara cara komunikasi Ustazah Deudeu Sa’adah dengan karakteristik mad’u. Dalam hal ini, fokus mengamati komunikasi simbolik verbal dan nonverbal da’i selama pengajian berlangsung. Kondisi tersebut menjadi menarik untuk dikaji karena dakwah dapat dipahami melalui praktik komunikasi dalam interaksi di ruang pengajian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi sebagai proses simbolik dalam khitobah ta’tsiriyah Ustazah Deudeu Sa'adah. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan dalam melihat dakwah sebagai tindakan sosial yang membentuk pemahaman mad’u melalui proses komunikasi dan interaksi. Dengan demikian, penelitian ini berupaya menjelaskan bagaimana tindakan komunikatif pendakwah membentuk makna dalam konteks pengajian rutin. Landasan teoritis yang digunakan adalah teori interaksi simbolik George Herbert Mead (1934) yang menekankan konsep mind, self, dan society. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interpretatif. Serta, validitas data dijaga melalui penggunaan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mind tampak dalam bentuk dialog internal pendakwah sebelum dan selama khitobah ta’tsiriyah berlangsung. Pembentukan self terlihat melalui praktik role taking pendakwah dalam mengambil peran sebagai mad'u. Konsep society tercermin dalam pola interaksi sosial yang terbentuk secara rutin dan memengaruhi arah komunikasi. Ketiga hal ini terkait pada komunikasi simbolik yang mencakup sapaan, analogi kehidupan, dan intonasi lemah lembut. Dengan demikian, hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa praktik dakwah perlu dikembangkan dengan memperhatikan dinamika interaksi sosial supaya pesan yang disampaikan sesuai dengan kondisi mad’u.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi simbolik; khitobah ta’tsiriyah; komunikasi; pendakwah; pengajian |
| Subjects: | Islam > Da'wah Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication Social Interaction, Interpersonal Relations > Nonverbal Communication Social Interaction, Interpersonal Relations > Verbal Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Syfa Fauziyah |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:27 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:27 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



