Representasi identitas jurnalis di era digital: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce terhadap film dokumenter Writing With Fire 2021

Desmonda, Ratu Chastine Clarissa (2026) Representasi identitas jurnalis di era digital: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce terhadap film dokumenter Writing With Fire 2021. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (401kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_ BEBAS PLAGIARISME.pdf

Download (699kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_DAFTAR ISI.pdf

Download (498kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf

Download (425kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (850kB)
[img] Text (BAB III)
7_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (832kB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang membawa perubahan besar terhadap praktik jurnalistik, mulai dari proses pencarian informasi, produksi berita, hingga penyebaran konten kepada Masyarakat. Perubahan tersebut menuntut jurnalis untuk memiliki kemampuan baru yang tidak lagi terbatas pada keterampilan menulis, tetapi juga mencakup penguasaan teknologi digital, mobilitas kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan konvergensi media. Di sisi lain, jurnalis perempuan masih menghadapi berbagai hambatan sosial, seperti ketimpangan gender, diskriminasi, dan keterbatasan akses di ruang publik. Kondisi tersebut tergambar dalam film documenter Writing With Fire yang menampilkan perjuangan jurnalis perempuan Dalit di India dalam menghadapi peralihan media dari cetak ke digital. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas jurnalis di era digital dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang berfokus pada hubungan antara representamen, objek, dan interpretant. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek, yaitu bentuk tanda visual dan verbal yang menggambarkan identitas jurnalis di era digital, objek atau realitas yang dirujuk dari tanda-tanda yang muncul dalam film terkait praktik jurnalistik dan dinamika kerja jurnalis perempuan, serta makna yang terbentuk dalam konteks transformasi profesi jurnalis di era digital. Unit analisis dalam penelitian ini berupa lima scene utama dalam film yang dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film documenter Writing With Fire merepresentasikan identitas jurnalis di era digital melalui tanda-tanda visual dan verbal berupa penggunaan smartphone, kegiatan peliputan di lapangan, proses wawancara, situasi penolakan sosial, serta pemanfaatan perangkat digital dalam produksi berita. Tanda-tanda tersebut mengacu pada realitas kesenjangan digital, konvergensi media, jurnalisme advokasi, diskriminasi berbasis gender dan kasta, serta perubahan ekosistem media digital. Melalui adegan-adegan tersebut, jurnalis digambarkan sebagai sosok yang aktif, mandiri, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, sekaligus menghadapi berbagai hambatan sosial dalam menjalankan profesinya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Representasi; Identitas Jurnalis; Era Digital; Semiotika Peirce; Writing With Fire
Subjects: Journalism and Newspapers in Other Geographics Area
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: Ratu Chastine Clarissa Desmonda
Date Deposited: 14 Jul 2026 07:31
Last Modified: 14 Jul 2026 07:31
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134881

Actions (login required)

View Item View Item