Analisis Surat Edaran Mahkamah Agung nomor 2 tahun 2023 tentang petunjuk bagi hakim dalam mengadili permohonan pencatatan perkawinan beda agama

Asari, Abdul Parid (2026) Analisis Surat Edaran Mahkamah Agung nomor 2 tahun 2023 tentang petunjuk bagi hakim dalam mengadili permohonan pencatatan perkawinan beda agama. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text
1_Cover.pdf

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_Abstrak.pdf

Download (810kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_KeteranganBebasPlagiarisme.pdf

Download (254kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_Daftar Isi.pdf

Download (375kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_Bab1.pdf

Download (919kB) | Preview
[img] Text
6_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (780kB) | Request a copy
[img] Text
7_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (675kB) | Request a copy
[img] Text
8_Bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (617kB) | Request a copy
[img] Text
9_Bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB) | Request a copy
[img] Text
10_DaftarPustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text
11_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15MB) | Request a copy

Abstract

Perkawinan beda agama merupakan salah satu persoalan hukum yang menimbulkan perdebatan dalam sistem hukum Indonesia. Perbedaan penafsiran terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan telah melahirkan disparitas putusan pengadilan mengenai permohonan pencatatan perkawinan beda agama. Untuk menciptakan keseragaman penerapan hukum, Mahkamah Agung menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023. Namun, keberadaan SEMA tersebut menimbulkan persoalan mengenai dasar penerbitannya, substansi pengaturannya, implikasi yuridisnya, serta kedudukannya dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang yuridis yangmelandasi diterbitkannya SEMA Nomor 2 Tahun 2023, mengkaji substansi Hukum, menganalisis implikasi yuridis keberlakuannya terhadap praktik hukum pencatatan perkawinan beda agama di Indonesia, serta mengkaji kedudukan SEMA No 2Tahun 2023 dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori hierarki norma Hans Kelsen, teori kepastian hukum Gustav Radbruch, dan teori kewenangan sebagai pisau analisis untuk mengkaji kedudukan, fungsi, serta dasar kewenangan penerbitan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif dengan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan berupa data kualitatif yang bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif melalui penelaahan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, doktrin, dan literatur yang relevan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan SEMA Nomor 2 Tahun 2023 dilatarbelakangi oleh adanya disparitas putusan pengadilan terkait pencatatan perkawinan beda agama. Substansi SEMA menegaskan bahwa hakim tidak mengabulkan permohonan pencatatan perkawinan antar umat yang berbeda agama dan kepercayaan. Keberlakuannya berimplikasi pada terbatasnya kemungkinan memperoleh penetapan pengadilan sebagai dasar pencatatan perkawinan beda agama serta terciptanya keseragaman praktik peradilan. Kedudukannya menunjukkan bahwa SEMA Nomor 2 Tahun 2023 tidak termasuk hierarki peraturan perundang-undangan, namun memiliki daya ikat administratif dan fungsional bagi hakim sebagai instrumen kebijakan internal Mahkamah Agung dalam rangka mewujudkan kepastian hukum

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: SEMA Nomor 2 Tahun 2023; perkawinan beda agama; pencatatan perkawinan; implikasi yuridis; sistem hukum Indonesia
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Hukum Keluarga
Depositing User: Abdul Parid Asari aab
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:07
Last Modified: 14 Jul 2026 03:07
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135389

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item