Auliyani, Nur Afifah (2026) Pemberdayaan spiritual lanjut usia: Participatory Action Research di Pondok Pendidikan Al-Qur'an Usia Lanjut Kampung Cikedokan Bekasi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (302kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (294kB) | Preview |
|
|
Text (SK Bebas Plagiarisme)
Cek Plagiarisme.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (326kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_Bab1.pdf Download (699kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_Bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (645kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_Bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_Bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
9_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
. Lanjut usia merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai tantangan kehidupan akibat proses penuaan. Kondisi ini menuntut adanya upaya pemberdayaan yang mendukung kualitas hidup lansia, termasuk pada aspek spiritual. Pondok Pendidikan Al-Qur’an Usia Lanjut (PAUL) hadir sebagai wadah pemberdayaan spiritual melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara partisipatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji upaya Pondok PAUL dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keterlibatan lansia dalam proses pemberdayaan spiritual, memahami pengalaman lansia dalam mengikuti kegiatan keagamaan, serta mengidentifikasi bentuk dukungan sosial yang terintegrasi dalam proses pemberdayaan spiritual. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan Edi Suharto dengan fokus pada aspek pemungkinan (enabling), penguatan (empowering), dan perlindungan (protecting). Teori ini digunakan untuk memahami proses pemberdayaan spiritual dapat mendorong terbentuknya kebermaknaan hidup pada lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian riset aksi Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan lanjut usia sebagai subjek aktif dalam seluruh proses penelitian dan pemberdayaan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), serta dokumentasi sebagai pelengkap data lapangan. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan dan konsistensi temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan spiritual di Pondok PAUL dilakukan melalui kegiatan keagamaan dengan pendekatan humanis dan partisipatif mampu menumbuhkan kebermaknaan hidup lansia, namun tetap memerlukan penguatan agar dampaknya lebih optimal dan perlu dijaga keberlanjutannya melalui pendampingan yang konsisten.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Spiritual; Lanjut Usia; Kebermaknaan Hidup; Participatory Action Research (PAR) |
| Subjects: | Islam > Islamic Ethics, Practice Adult Education |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Nur Afifah Auliyani |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:01 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136084 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



