Annisa, Meliana (2026) Telaah filosofis feminis eksistensialis simone de beauvoir tentang identitas perempuan dan kritik patriarki dalam Film Barbie 2023. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Dajti Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (337kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kuatnya konstruksi patriarki yang memengaruhi identitas dan peran perempuan dalam masyarakat. Film Barbie (2023) menghadirkan kritik terhadap standar gender, objektifikasi perempuan, dan relasi kuasa patriarki melalui representasi tokoh Barbie. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas perempuan dalam Film Barbie (2023), menjelaskan permasalahan eksistensi perempuan melalui perspektif Feminisme Eksistesialis Simone de Beauvoir, serta mengkaji alternatif pemaknaannya dalam Filsafat Eksistensialisme Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Data primer diperoleh dari Film Barbie (2023), sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan dengan Feminisme Eksistensialis Simone de Beauvoir dan Filsafat Eksistensialisme Islam, kemudian data dianalisis secara deksriptif, interpretatif, dan komparatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Film Barbie (2023) merepresentasikan identitas perempuan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk oleh budaya patriarki. Melalui perspektif Feminisme Eksistensialis, Barbie digambarkan mengalami posisi sebagai The Other, yaitu perempuan yang identitasnya ditentukan oleh sistem sosial yang dominan. Perjalanan Barbie menunjukkan proses transformasi dari objek menuju subjek yang bebas dan mampu menentukan identitasnya sendiri. Sementara itu, Filsafat Eksistensialisme Islam memandang bahwa kebebasan perempuan tidak hanya berkaitan dengan otonomi individu, melainkan juga tanggung jawab moral dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Film Barbie (2023) merupakan refleksi filosofis yang mengkritik patriarki sekaligus menegaskan pentingnya kebebasan, kesadaran diri, dan autentisitas perempuan dalam membangun eksistensinya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Feminisme Eksistensialisme; Identitas Perempuan; The Other; Patriarki; Eksistensialisme Islam; Film Barbie 2023 |
| Subjects: | Modern Western Philosophy |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Meliana Annisa |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:53 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:53 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



