Utomo, Pujo (2026) Interaksi simbolik dalam ritual Suku Dayak Hindu-Budha Bumi Segandu di Losarang, Indramayu. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (621kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (612kB) | Preview |
|
|
Text
SK PLAGIASI.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (486kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (783kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (780kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (418kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) | Request a copy |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat tidak hanya dikomunikasikan secara verbal, tetapi juga diwujudkan melalui simbol-simbol budaya yang hidup dalam ritual Suku Dayak Hindu-Buddha Bumi Segandu di Losarang, Indramayu. Simbol-simbol tersebut mengandung makna filosofis yang dibentuk, dipahami, dan diwariskan melalui interaksi sosial sehingga menjadi pedoman dalam kehidupan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbol dalam ritual, proses interaksi simbolik yang berlangsung, serta pelestarian simbol-simbol ritual dalam kehidupan sehari-hari komunitas beserta relevansinya sebagai sasaran dakwah kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan metode deskriptif. Analisis didasarkan pada Teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead dan Herbert Blumer. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Suku Dayak Hindu-Buddha Bumi Segandu memuat simbol-simbol verbal dan nonverbal yang dimaknai melalui interaksi sosial dalam komunitas. Proses interaksi simbolik tersebut membentuk kesepahaman yang melahirkan nilai kebersamaan, kesetaraan, penghormatan terhadap alam, dan solidaritas sosial. Pelestarian simbol dilakukan melalui pewarisan nilai antargenerasi dan pelaksanaan ritual secara berkelanjutan sehingga nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari komunitas. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi sebagai sasaran dakwah kultural karena tidak hanya dipahami oleh anggota komunitas, tetapi juga dapat diterima dan diinternalisasi oleh masyarakat luas, termasuk kalangan akademisi, melalui interaksi dan pemaknaan terhadap kehidupan sosial komunitas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi Simbolik; Ritual; Suku Dayak Hindu-Budha Bumi Segandu; Losarang; Indramayu |
| Subjects: | Systems Systems > Theory of Communication and Control Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Pujo Utomo |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:33 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136764 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



