Florida, Jesnita (2026) Pembentukan karakter sosial masyarakat dalam budaya reak di Dusun Cikeuyeup: Penelitian di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER (2).pdf Download (176kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (1).pdf Download (167kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
PERNYATAAN BEBAS PLAGIASI (5).pdf Download (498kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI (1).pdf Download (248kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (321kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (660kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN - 2026-08-13T102229.696.pdf Restricted to Repository staff only Download (767kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya budaya sebagai sarana pembentukan karakter sosial masyarakat. Budaya reak yang masih dilestarikan di Dusun Cikeuyeup tidak hanya berfungsi sebagai kesenian tradisional semata. Budaya reak juga mengandung nilai-nilai sosial yang berperan dalam membentuk perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk karakter sosial yang dilahirkan oleh budaya reak, proses pembentukan karakter sosial melalui budaya reak, serta kontribusi budaya reak terhadap pembentukan karakter sosial masyarakat di Dusun Cikeuyeup, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Dengan menggunakan kajian dan teori-teori sosiologi, dapat mempertajam pisau analisis terhadap fenomena yang terjadi secara sistematis. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Niklas Luckmann, yang meliputi eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Teori ini menjelaskan bahwa realitas sosial terbentuk melalui proses yang panjang yaitu melalui interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Penelitian ini akan menghasilkan data berupa deskriptif yaitu kata-kata yang tertulis maupun lisan dari subjek penelitian, dengan memberikan gambaran secara mendalam dari sudut pandang orang asli mengenai suatu budaya di daerah tersebut dan dapat menjelaskan secara rinci sesuai dengan kondisi yang terjadi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya reak melahirkan empat bentuk karakter sosial utama, yaitu ikatan sosial yang solid, disiplin sosial, kerja sama dan gotong royong, serta pemahaman nilai budaya. Proses pembentukan karakter sosial melalui tahapan yaitu eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, masyarakat mengekspresikan nilai-nilai sosial melalui keterlibatan dalam kegiatan reak. Pada tahap objektivasi, nilai-nilai tersebut menjadi norma dan kebiasaan yang diakui bersama. Pada tahap internalisasi, nilai-nilai tersebut tertanam dalam diri individu dan menjadi pedoman perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, budaya reak juga memberikan kontribusi dalam degredasi konflik sosial, mempererat hubungan sosial masyarakat, melestarikan budaya lokal serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | budaya reak; karakter sosial; konstruksi sosial |
| Subjects: | Communities |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Jesnita Florida |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:01 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:23 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138279 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



