Djamil, Eka Cahyani M (2026) Manuskrip Al-Qur'an Tua di Alor, Nusa Tenggara Timur: Analisis kodikologi dan tekstologi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (247kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (256kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (448kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Manuskrip Al-Qur’an Tua di Alor, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan salah satu bukti penyebaran Islam di wilayah tersebut, tetapi hingga saat ini belum pernah dikaji secara ilmiah, khususnya dari aspek kodikologi dan tekstologi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan karakteristik kodikologi manuskrip, menganalisis penggunaan rasm dan ḍabṭ al-i‘rāb menggunakan kaidah Ghānim Qaddūrī al-Ḥamd dalam kitab al-Muyassar fī ‘Ilm Rasm al-Muṣḥaf wa Ḍabṭihī. Penelitian menggunakan pendekatan filologi dengan objek naskah tunggal, edisi diplomatik. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara dengan ahli waris manuskrip, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manuskrip Al-Qur’an Tua di Alor berasal dari Ternate, Maluku Utara, berdasarkan tradisi lisan keluarga pewaris. Manuskrip ditulis pada kertas berbahan kulit kayu yang diduga merupakan dluwang, menggunakan tinta hitam dan merah, ditulis dengan khat naskhī, serta masih lengkap 30 juz. Selain itu, manuskrip tidak memiliki watermark, countermark, kolofon, maupun iluminasi. Dari aspek rasm, manuskrip menggunakan perpaduan antara rasm ‘uṡmānī dan rasm imlā’ī. Kaidah al-badl, al-hamz, dan al-waṣl wa al-faṣl cenderung menggunakan rasm ‘uṡmānī, sedangkan sebagian kaidah al-ḥażf dan al-ziyādah lebih dekat dengan rasm imlā’ī. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyalin telah mengenal kaidah rasm ‘uṡmānī, meskipun penerapannya belum sepenuhnya konsisten dan masih sejalan dengan karakteristik sejumlah mushaf Al-Qur’an kuno di Nusantara. Sementara aspek ḍabṭ al-i‘rāb pada manuskrip menggunakan sistem tanda baca yang umumnya digunakan dalam tradisi penulisan mushaf Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manuskrip Al-Qur’an Tua di Alor; kodikologi; tekstologi; rasm; ḍabṭ al-i‘rāb |
| Subjects: | Manuscript, Parchment, Scroll Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Eka Cahyani M Djamil |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:36 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:36 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139007 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



