Potensi cendawan endofit akar balsa sebagai biostimulan perkecambahan benih sengon (Falcataria moluccana)

Sulistiani, Siti Tazkia (2026) Potensi cendawan endofit akar balsa sebagai biostimulan perkecambahan benih sengon (Falcataria moluccana). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (196kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (874kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sengon (Falcataria moluccana) merupakan tanaman kehutanan tahunan yang cepat tumbuh, dan dapat dijadikan program pilihan dalam pelestarian hutan. Namun penyediaan bibit berkualitas masih menghadapi tantangan dari proses perkecambahannya yang memungkinkan untuk gagal berkecambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cendawan endofit hasil isolasi dari akar balsa terhadap daya kecambah, kelulushidupan, kecepatan berkecambah, dan semaian sengon. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan parameter pengamatan meliputi daya kecambah, kelulushidupan, kecepatan perkecambahan, berat basah semaian, berat kering semaian, diameter batang semaian, tinggi semaian, panjang akar semaian, jumlah daun semaian, kerapatan stomata, dan klorofil. Rancangan Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Cendawan endofit yang digunakan berasal dari isolat kode A dan kode B. Penelitian ini dilakukan dengan membagi perlakuan kedalam 3 kelompok yaitu, S0 (kontrol), S1 (cendawan kode A), dan S2 (cendawan kode B). Perlakuan cendawan endofit ini dilakukan dengan merendam benih sengon menggunakan suspensi koleksi BRIN. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS dengan uji One Way ANOVA dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan cendawan endofit berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap daya berkecambah, kelulushidupan, kecepatan berkecambah, berat basah, berat kering, tinggi semaian, diameter batang, jumlah daun, dan kerapatan stomata, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar (p>0,05). Perlakuan S2 memberikan hasil terbaik pada sebagian besar parameter, yaitu daya berkecambah (78,33%), kelulushidupan (93,07%), kecepatan berkecambah (5,79%/hari), berat basah (0,092 g), berat kering (0,01168 g), tinggi semaian (9,34 cm), diameter batang (0,86 mm), jumlah daun (2,87 helai), kerapatan stomata (238,83 mm²), serta panjang akar (2,24 cm). Pada analisis klorofil, perlakuan S1 menghasilkan kadar klorofil a (26,40 mg/L) dan total klorofil (39,26 mg/L) tertinggi, sedangkan klorofil b tertinggi diperoleh pada perlakuan S2 (13,35 mg/L). Berdasarkan hasil penelitian, cendawan endofit kode B lebih berpotensi sebagai biostimulan untuk meningkatkan perkecambahan sengon karena menunjukkan respon pertumbuhan terbaik dibandingkan perlakuan lain.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Biostimulan; cendawan endofit; perkecambahan; sengon
Subjects: Microorganisms
Plants, Botany
Specific Vegetative Characteristics > Woody Plants
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Siti Tazkia Sulistiani
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:42
Last Modified: 26 Aug 2026 03:42
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139525

Actions (login required)

View Item View Item