Dimensi religiustitas remaja ditengah aruh hiburan digital digital: Kasus santri yayasan Baniyasin Jatinangor

Zanzani, Faiz (2026) Dimensi religiustitas remaja ditengah aruh hiburan digital digital: Kasus santri yayasan Baniyasin Jatinangor. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandnung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (22kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1221020015 Faiz zanzani - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (194kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (690kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (34kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (661kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penggunaan hiburan digital,menganalisis motif penggunaannya, serta mendeskripsikan dimensi religiusitas santri remaja di Yayasan Bani Yasin Jatinangor, Sumedang, di tengah arus hiburan digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keterpaparan santri olehhiburan digital meskipun berada dalam lingkungan pendidikan keagamaan yang menekankan pembinaan religiusitas secara intensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang bersifat deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan terhadap tujuh santri remaja berusia 14–17 tahun sebagai informan utama, serta tiga informan pendukung yang terdiri atas dua pengasuh dan satu sesepuh Yayasan Bani Yasin. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan Uses and Gratifications Theory serta lima dimensi religiusitas Glock dan Stark sebagai kerangka teoretis. Hasil penelitian menunjukkan adanyatiga temuan utama. Pertama, hiburan digital, khususnya YouTube, TikTok, WhatsApp, Instagram, Gim Daring, dan layanan Streaming, telah menjadi bagian dari keseharian santri, terutama pada waktu luang setelah kegiatan pengajian. Kedua, penggunaan hiburan digital didorong oleh lima motif, yaitu motif hiburan,informasi, interaksi sosial, identitas diri, dan pelepasan kejenuhan. Ketiga,religiusitas santri tetap tercermin melalui lima dimensi religiusitas Glock dan Stark,yang berlangsung melalui proses negosiasi antara ruang hiburan digital dan ruang pembinaan religius pesantren, yaitu antara kebutuhan santri sebagai remaja digital dan tanggung jawabnya sebagai santri. Negosiasi tersebut tidak bersifat konfrontatif, melainkan berjalan melalui pembiasaan, pengawasan informal, dan kesadaran pribadi santri dalam mengelola waktu antara aktivitas hiburan dan kewajiban keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa religiusitas santri remaja tidak hilang akibat kehadiran hiburan digital, melainkan mengalami penyesuaian secara dinamis di tengah kehidupan digital kontemporer.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: religiusitas; hiburan digital; santri remaja; Uses and Gratifications Theory; dimensi religiusitas Glock dan Stark;
Subjects: Religious Experiences
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: Faiz Zanzani
Date Deposited: 28 Aug 2026 09:10
Last Modified: 28 Aug 2026 09:10
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139793

Actions (login required)

View Item View Item