Hukum pembekuan sel telur dan embrio wanita (Oocyte dan embryo cryopreservation) menurut Dar Al-Ifta’ Al-Misriyyah dan jabatan kemajuan Islam Malaysia

Nursa'adah, Anisa Apriyani (2026) Hukum pembekuan sel telur dan embrio wanita (Oocyte dan embryo cryopreservation) menurut Dar Al-Ifta’ Al-Misriyyah dan jabatan kemajuan Islam Malaysia. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABTRAK.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_SK BEBASPLAGIARISM.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_DAFTAR ISI.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf

Download (376kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[img] Text (BAB III)
7_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (428kB)
[img] Text (BAB V)
9_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (420kB)

Abstract

Perkembangan reproduksi berbantu (assisted reproductive technology), khususnya praktik pembekuan sel telur (oocyte cryopreservation) dan pembekuan embrio (embryo cryopreservation), menimbulkan berbagai persoalan hukum dalam perspektif islam. Perbedaan fatwa yang dikeluarkan oleh Dar Al-Ifta’al-Misriyyah dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) menunjukkan adanya keragaman metode istinbath hukum dalam merespon perkembangan teknologi reproduksi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapat Dar Al-Ifta’al-Misriyyah embryo cryopreservation, pendapat JAKIM mengenai oocyte cryopreservation, serta menganalisis persamaan dan perbedaan metode istinbath hukum yang digunakan oleh kedua Lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan teori istinbath hukum (usul al-fiqh) dan teori perbandingan hukum islam (muqaranah al-fiqh) sebagai landasan analisis untuk memahami metode penetapan hukum dan tujuan syariat yang melatarbelakangi fatwa kedua Lembaga. Metode penelitian yang digunakan Adalah deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis normatif dan jenis penelitian kualitatif. Data primer diproleh dari dokumen fatwa resmi Dar Al-Ifta’al-Misriyyah dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis normatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Dar al-Ifta’ al-Misriyyah membolehkan embryo cryopreservation selama dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah dan memenuhi ketentuan syariat yang bertujuan menjaga kejelasan nasab serta mencegah penyalahgunaan embrio. Dalam menetapkan hukumnya, Dar al-Ifta’ al-Misriyyah menggunakan qiyas dengan menjadikan program bayi tabung (IVF) sebagai hukum asal, didukung pertimbangan maṣlaḥah dan maqaṣid al syari‘ah. 2). Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) menetapkan bahwa pembekuan sel telur bagi wanita Muslim yang belum menikah hukumnya haram karena dinilai berpotensi menimbulkan mafsadah, khususnya terkait perlindungan nasab. Dalam istinbaṭ hukumnya, JAKIM menggunakan metode bayani, qiyas, sadd al-dzari‘ah, dan pendekatan ihtiyaṭ (kehati-hatian). 3). Persamaan kedua lembaga terletak pada penggunaan qiyas, sadd al-dzari‘ah, serta orientasi terhadap maqaṣid al-syari‘ah khususnya ḥifẓ al-nasl. Adapun perbedaannya terletak pada arah penalaran qiyās, penggunaan metode bayānī, penerimaan terhadap maṣlaḥah, serta tingkat kehati-hatian dalam menghadapi perkembangan teknologi reproduksi. Perbedaan tersebut menghasilkan ketetapan hukum yang berbeda, namun keduanya tetap berorientasi pada tujuan syariat yang sama, yaitu menjaga kejelasan nasab dan kemaslahatan umat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: FATWA; PEMBEKUAN SEL TELUR WANITA; METODE ISTINBATH
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Law > Comparative Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum
Depositing User: Anisa Apriyani Anisa Apriyani
Date Deposited: 03 Sep 2026 02:45
Last Modified: 03 Sep 2026 02:45
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140680

Actions (login required)

View Item View Item