Maptuh, M. Herian (2026) Wacana perdebatan tesis Nasab Ba’alawi KH Imaduddin Usman di Youtube : Analisis wacana kritis model Teun A. Van Djik pada kanal Rhoma Irama Official. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_Cover.pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text
2_Abstrack.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (399kB) | Preview |
|
|
Text
4_Daftar Isi.pdf Download (211kB) | Preview |
|
|
Text
5_ BAB I.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text
6_ BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_ BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (665kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_ BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_ Daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (150kB) | Request a copy |
Abstract
YouTube sebagai media baru (new media) memiliki peran strategis dan krusial sebagai ruang publik digital bagi diskursus keagamaan yang sebelumnya bersifat elitis serta tertutup. Kanal YouTube Rhoma Irama Official mengambil peran penting dalam memediasi isu sensitif melalui program "Bisikan Rhoma", khususnya terkait perdebatan tesis KH Imaduddin Usman mengenai pembatalan nasab Ba’alawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara mendalam mengenai struktur wacana perdebatan nasab Ba’alawi yang dikonstruksikan di kanal tersebut. Fokus penelitian ini terdiri dari tiga dimensi utama: (1) struktur teks yang digunakan dalam membangun narasi pembatalan nasab secara linguistik, (2) kognisi sosial atau proses mental para pembicara dalam memproduksi wacana tersebut berdasarkan skema mental tertentu, serta (3) konteks sosial yang melatarbelakangi munculnya perdebatan tersebut dalam struktur kekuasaan dan akses informasi di tengah masyarakat Indonesia saat ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk sebagai pisau analisis utama yang membedah wacana melalui dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini juga didukung secara teoretis oleh teori otoritas keagamaan dan teori ruang publik digital guna menganalisis temuan penelitian secara tajam, sistematis, serta komprehensif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan pada konten video #130 dan #137, serta dokumentasi transkrip lisan guna menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Struktur teks dibangun melalui strategi dekonstruksi identitas Ba’alawi dengan memadukan hujah sejarah primer dan bukti sains DNA guna mendelegitimasi nasab pihak lawan melalui leksikon teknis dan polarisasi kata ganti "Kita" vs "Mereka". (2) Kognisi sosial narasumber didasarkan pada persepsi adanya krisis moral elit agama, sehingga pembicara mengonstruksikan diri sebagai "pejuang pribumi" yang memiliki kedaulatan sejarah Nusantara. (3) Konteks sosial memperlihatkan terjadinya redefinisi otoritas keagamaan, di mana "karisma darah" mulai digugat oleh "legitimasi saintifik-historis" sebagai bentuk perlawanan terhadap hegemoni simbolik Ba’alawi di Indonesia. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Nasab Ba’alawi, YouTube, Rhoma Irama Official, Otoritas Keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Wacana Kritis; Nasab Ba’alawi; YouTube; Rhoma Irama Official; Otoritas Keagamaan. |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | herian M.herian Maptuh |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 07:51 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 07:51 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140700 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



