Pengalaman Muhasabah dalam mengurangi Ghaflah (Kelalaian Hati) pada pelaksanaan Salat Lima Waktu : Studi deskriptif pada siswa pengguna media sosial di kelas X SMA Muhammadiyah 4 Bandung

Azzahra, Alifiah (2026) Pengalaman Muhasabah dalam mengurangi Ghaflah (Kelalaian Hati) pada pelaksanaan Salat Lima Waktu : Studi deskriptif pada siswa pengguna media sosial di kelas X SMA Muhammadiyah 4 Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER..pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSRAK.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I .pdf

Download (419kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah menjadikan media sosial sebagai ruang utama aktivitas remaja, namun di sisi lain menimbulkan pergeseran pola perhatian dan keseimbangan spiritual yang berpotensi memunculkan ghaflah (kelalaian hati) dalam pelaksanaan salat lima waktu, ditandai dengan tertundanya salat, berkurangnya kekhusyukan, serta terabaikannya zikir dan doa. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ghaflah yang dialami siswa sebelum, saat, dan setelah pelaksanaan salat lima waktu, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya ghaflah, serta mengetahui pengalaman muhasabah siswa dalam menguranginya. Kerangka berpikir dalam penelitian ini didasarkan pada interaksi antara faktor eksternal berupa tingginya intensitas penggunaan media sosial dan faktor internal berupa kesiapan spiritual individu yang memunculkan ghaflah, serta nilai muhasabah sebagai bentuk refleksi diri secara bertahap yang berfungsi sebagai kontrol diri untuk menghadirkan kembali kesadaran hati dalam ibadah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh melalui purposive sampling terhadap lima siswa kelas X pengguna yang aktif media sosial lebih dari tiga jam perhari sebagai informan utama, yang dipilih dari 173 siswa kelas X berdasarkan kriteria intensitas penggunaan media sosial serta rekomendasi Wakil Kepala Bidang Kurikulum, dan satu mahasiswa PPL Pendidikan Agama Islam sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ghaflah muncul dalam bentuk yang berbeda pada tiga fase, yaitu kebiasaan mengecek ponsel dan menunda salat sebelum salat, hadirnya pikiran yang melayang (wandering mind) saat salat, serta dorongan segera meraih ponsel sehingga zikir dan doa terlewat setelah salat, dan pola ini tergolong ghaflah tercela tingkat berulang. Faktor penyebabnya terbagi atas faktor internal, seperti berpikir berlebihan (overthinking), masalah pribadi dan keluarga, rasa malas, serta terburu-buru, dan faktor eksternal berupa tingginya intensitas penggunaan media sosial melalui kebiasaan menggulir konten tanpa henti dan rancangan notifikasi, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Adapun pengalaman muhasabah berlangsung dalam bentuk qabliyah, seperti menjauhkan atau menyenyapkan ponsel dan melaksanakan salat sunah, dan ba’diyah, berupa perenungan disertai penyesalan atas salat yang kurang khusyuk. Praktik tersebut secara bertahap berperan dalam menekan kecenderungan ghaflah, yang ditandai dengan berkurangnya penundaan salat dan meningkatnya kehati-hatian, meskipun sebagian siswa telah mempraktikkan esensinya tanpa mengenal istilahnya secara konseptual. Kata Kunci: Ghaflah, Muhasabah, Salat Lima Waktu, Media Sosial, Remaja

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Ghaflah; Muhasabah; Salat Lima Waktu; Media Sosial; Remaja.
Subjects: Islam
Islam > Sufi Orders
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Alifiah Azzahra
Date Deposited: 10 Sep 2026 01:26
Last Modified: 10 Sep 2026 01:26
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141605

Actions (login required)

View Item View Item