Ainurrohmah, Silvie (2026) Peran praktisi humas perusahaan umum daerah dalam menangani keluhan pelanggan : Studi deskriptif pada Humas Perumda Tirtawening Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (221kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (211kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (376kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (368kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (828kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pertumbuhan jumlah pelanggan air bersih di Kota Bandung mendorong Perumda Tirtawening Kota Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Berbagai permasalahan layanan seperti gangguan distribusi air, kebocoran pipa, dan minimnya informasi terkait kondisi pelayanan kerap menjadi sumber keluhan pelanggan yang perlu ditangani secara tepat. Praktisi humas memegang peranan strategis sebagai penghubung antara perusahaan dan pelanggan dalam memastikan setiap keluhan memperoleh penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran praktisi humas Perumda Tirtawening Kota Bandung dalam menangani keluhan pelanggan dengan menggunakan kerangka konsep empat peran public relations menurut Broom dan Dozier, meliputi penasihat ahli, fasilitator komunikasi, fasilitator pemecah masalah, dan teknisi komunikasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme yang memandang realitas sebagai hasil konstruksi makna dari pengalaman dan interaksi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara mendalam kepada lima praktisi humas Perumda Tirtawening Kota Bandung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keempat peran tersebut telah dijalankan oleh praktisi humas dalam proses penanganan keluhan pelanggan. Peran penasihat ahli tercermin dari upaya identifikasi keluhan dan penyampaian rekomendasi berbasis pengalaman lapangan kepada manajemen. Peran fasilitator komunikasi diwujudkan melalui pengelolaan arus komunikasi dua arah antara perusahaan dan pelanggan melalui berbagai kanal. Peran fasilitator pemecah masalah dilaksanakan melalui koordinasi lintas divisi yang proporsional sesuai skala permasalahan. Sementara peran teknisi komunikasi dijalankan melalui produksi infografis serta distribusi informasi melalui Instagram, WhatsApp, media konvensional, dan media online.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | peran humas; keluhan pelanggan; Perumda Tirtawening Kota Bandung; konsep empat peranan public relations |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Social Interaction, Interpersonal Relations > Relations of Individual to Society |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Silvie Ainurrohmah |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 07:03 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 07:03 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141724 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



