Gambaran perilaku menyimpang pada anak korban Broken Home

Niken, Aprilliya (2024) Gambaran perilaku menyimpang pada anak korban Broken Home. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (367kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (430kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (744kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (769kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (722kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Keluarga adalah lingkungan pertama dimana seseorang memulai kehidupan dan mempunyai peran yang penting dalam menegakkan pola perilaku kehidupan di masyarakat. Keluarga juga mempunyai fungsi-fungsi dimana fungsi keluarga adalah fungsi kasih sayang, fungsi ekonomi, fungsi sosialisasi, fungsi perlindungan dan fungsi rekreasi. Istilah Broken home dapat dipahami sebagai keadaan yang tidak utuh, tidak harmonis, tidak berfungsi dan tidak sejahtera yang disebabkan oleh pertengkaran hingga bisa terjadinya perceraian tanpa melihat atau memikirkan seorang anak. Keadaan keluarga yang tidak sempurna bisa menyebabkan anak sulit berkembang karena kurangnya akan perhatian dan kasih sayang banyak anak yang merasakan tekanan mental seperti depresi, stress sehingga melakukan perilaku menyimpang, sebab faktor penyebab terjadinya perilaku menyimpang pada anak adalah kegagalan orang tua dalam memberikan contoh serta kurangnya komunikasi orang tua kepada anak. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana gambaran jelas perilaku menyimpang anak dengan latar belakang keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi, teknik analis data menggunakan metode DPA (Analisis Fenomenologi Deskriptif). Dengan subjek penelitian 3 orang, memiliki kriteria 13-21 tahun, belum menikah, pernah melakukan perilaku menyimpang dan berdomisili Purwakarta. Hasil penelitian bahwa ketiga subjek mengalami perilaku menyimpang dikarenakan faktor keluarga broken home, ketidakberfungsian peran keluarga, serta kurangnya pengasuhan secara maksimal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: perilaku menyimpang; remaja; broken home
Subjects: Differential and Developmental Psychology > Individual Psychology, Characters
Differential and Developmental Psychology > Child Psychology
Differential and Developmental Psychology > Psychology of Young People Twelve to Twenty
Differential and Developmental Psychology > Environmental Psychology
Applied Psychology > Counseling and Interviewing
Factors Affecting Social Behaviour > Genetic Factors
General Management
General Management > Consumer Behavior
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Aprilliya Niken Sari
Date Deposited: 16 Sep 2026 09:03
Last Modified: 16 Sep 2026 09:03
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142355

Actions (login required)

View Item View Item