Churkamila, Sabrina (2026) Penerapan model Culturally Responsive Teaching untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPAS siswa kelas V. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (218kB) | Preview |
|
|
Text
1. ABSTRAK.pdf Download (224kB) | Preview |
|
|
Text
SURAT KETERANGAN LULUS PLAGIASI Sabrina Churkamila.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text
2. DAFTAR ISI.pdf Download (222kB) | Preview |
|
|
Text
3. BAB I.pdf Download (296kB) | Preview |
|
|
Text
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) | Request a copy |
||
|
Text
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) | Request a copy |
||
|
Text
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) | Request a copy |
||
|
Text
7. BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) | Request a copy |
||
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) | Request a copy |
||
|
Text
9. LAMPIRAN_compressed.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangin oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa, yang terlihat pada hasil belajar siswa yang rendah. Rendahnya pemahaman konsep ini diduga karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model culturally responsive teaching dan model direct instruction. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dengan bentuk design yang dipakai yaitu non-equevalent control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik MIN 1 Kota Bandung tahun 2025/2026. Sedangkan sampel pada penelitian terdiri dari siswa kelas V-B sebanyak 25 siswa dan kelas V-C sebanyak 29 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan teknik tes sebanyak delapan soal uraian dan teknik non tes yaitu observasi pada aktivitas guru serta siswa. Analisis data digunakan uji independent t-test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen mengalami peningkatan dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,88 yang termasuk kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,83 yang juga termasuk kategori tinggi. Hasil uji Independent sample t-test terhadap skor N-Gain menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,026 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Culturally Responsive Teaching lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dibandingkan model Direct Instruction karena pembelajaran mengaitkan materi dengan pengalaman dan budaya peserta didik sehingga konsep yang dipelajari menjadi lebih bermakna.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemahaman Konsep; Culturally Responsive Teaching; Direct Instruction |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Sabrina Churkamila |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 06:59 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 06:59 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



