Fikri, Sendi Muhammad (2026) Pelestarian budaya festival tujuh sungai di era digital: Penelitian di desa Cibuluh kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (536kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (628kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (285kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (23MB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena lunturnya nilai-nilai budaya lokal di Jawa Barat akibat globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi digital, yang mendorong pergeseran orientasi generasi muda dari nilai-nilai kolektif berbasis tradisi menuju budaya populer yang instan dan global. Kondisi ini turut memengaruhi keberlangsungan Festival Tujuh Sungai, tradisi budaya ekologis masyarakat Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai spiritual dan kearifan lokal terhadap lingkungan sungai. Media digital dinilai membawa peluang sekaligus tantangan bagi transformasi makna dan pola partisipasi masyarakat, sehingga penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi Festival Tujuh Sungai di era digital, mengidentifikasi pemanfaatan media digital dalam pelestariannya, serta mengeksplorasi strategi pelestarian budaya yang berkelanjutan. Sebagai landasan teoretis, penelitian ini menggunakan perspektif Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead yang dirumuskan sistematis oleh Herbert Blumer, dengan tiga konsep utama, yaitu makna, simbol, dan interpretasi, yang menegaskan bahwa realitas sosial dibangun secara terus-menerus melalui interaksi antarindividu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami secara mendalam makna, praktik, dan interaksi sosial dalam pelestarian Festival Tujuh Sungai. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder bersumber dari dokumen, arsip, dan konten media sosial resmi festival, dengan informan dipilih melalui teknik purposive sampling mencakup masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, dan panitia festival. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Tujuh Sungai telah bertransformasi dari ritual spiritual Syukur Cai menjadi instrumen kontrol sosial informal yang menumbuhkan etika ekologis, meskipun muncul ketegangan pemaknaan antara generasi tua yang menekankan keterlibatan fisik dan generasi muda yang memaknai partisipasi melalui konsumsi visual digital. Media digital berperan sebagai ruang kultural baru dan sarana akumulasi modal sosial serta arsip digital budaya, namun berpotensi mendangkalkan makna substantif festival. Keberlanjutan pelestariannya ditemukan melalui penguatan rasa memiliki kolektif, pemberdayaan kreatif generasi muda, penguatan peran tokoh adat sebagai jangkar penafsiran, dan digitalisasi dokumentasi yang edukatif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelestarian budaya; Interaksionisme Simbolik; Media digital |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Sendi Muhamad Fikri |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 04:22 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 04:22 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142890 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



