Nidaunnisa, Nelova (2026) dakwah satire melalui animasi di media sosial: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada akun Instagram @taarts_gram. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (268kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (440kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (320kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (394kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (709kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (536kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial yang telah mendorong lahirnya inovasi dalam penyampaian dakwah serta adanya urgensi kritik terhadap fenomena perilaku sosial dalam masyarakat muslim yang tidak sesuai dengan ajaran islam. Akun @taarts_gram merupakan salah satu kreator yang memanfaatkan pendekatan satire dengan format animasi sebagai strategi dalam penyampain dakwah terhadap berbagai fenomena sosial yang sedang berkembang di masyarakat. Melalui pendekatan satire @taarts_gram mengambungkan pesan dakwah, kritik sosial, sindiran dan humor, visual kreatif serta budaya populer sebagai strategi dakwahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dakwah satire melalui metode semiotika Charles Sanders Peirce pada konten dakwah satire animasi di media sosial. Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikakan setiap tanda yang membentuk pesan dakwah satire pada akun instagram @taarts_gram Penelitian ini menggunakan paradigma interpretatif engan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Objek penelitian berupa 11 video animasi dakwah satire yang diunggah pada akun Instagram @taarts_gram. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis berdasarkan tiga klasifikasi tanda Peirce, yaitu sign (qualisign, sinsign, legisign), object (icon, index symboll), dan interpretant (rheme, decisign, argument). Hasil penelitian menunjukkan adanya pola konsisten, bahwa pesan dibangun melalui kritik terhadap berbagai fenomena sosial dengan memadukan nilai-nilai Islam, humor, dan budaya populer. Pada aspek sign, legisign menjadi kategori paling dominan; pada aspek object, symbol menjadi kategori paling dominan; sedangkan pada aspek interpretant, argument menjadi kategori paling dominan. Ketiga temuan tersebut menunjukkan bahwa kritik sosial dalam konten memiliki landasan keagamaan, disampaikan melalui tanda-tanda yang dipahami berdasarkan konvensi sosial, dan diarahkan pada pembentukan penalaran moral berdasarkan nilai-nilai Islam.. Penggunaan semiotika Peirce memiliki keterbatasan karena berfokus pada pemaknaan tanda dan belum dapat menjelaskan efektivitas, penerimaan, maupun pengaruh pesan terhadap audiens. Selain itu, ruang interpretasi pada konsep interpretant memungkinkan adanya perbedaan pemaknaan sehingga interpretasi perlu didasarkan pada konteks tanda dan landasan teori yang digunakan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dakwah Satire; Animasi; Media Sosial; Semiotika Charles Sanders Peirce; Instagram |
| Subjects: | Islam > Da'wah Philosopy and Theory > Semiotics |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Nelova Nidaunnisa |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:28 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 08:28 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142982 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




