Faudzan, Muhammad Esa (2026) Makna tradisi pencak silat pagar nusa dalam pembentukan karakter religius santri di Pesantren Darul Hikam Al-Islami Banjaran Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (Cover)
COVER .pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (Keterangan Bebas Plagiasi)
SURAT KETERANGAN LULUS PLAGIASI.pdf Download (98kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Isi)
DAFTAR ISI.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text (Bab I)
BAB I .pdf Download (417kB) | Preview |
|
|
Text (Bab II)
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
||
|
Text (Bab III)
BAB III .pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
||
|
Text (Bab IV)
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (851kB) |
||
|
Text (Bab V)
BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA .pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
||
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (534kB) |
Abstract
Agama dan budaya merupakan pilar utama kehidupan masyarakat Indonesia, di mana tradisi lokal sering menjadi wadah ekspresi nilai keagamaan. Namun, di era globalisasi, Pencak Silat kerap bergeser makna menjadi sekadar olahraga fisik tanpa menghayati dimensi spiritualnya. Berbeda dari kecenderungan tersebut, Pesantren Darul Hikam Al-Islami Banjaran, Kabupaten Bandung, konsisten menjadikan Pencak Silat Pagar Nusa sebagai sarana pembinaan karakter dan spiritualitas santri. Penelitian ini hadir untuk mengisi celah akademik mengenai pentingnya pemaknaan ulang tradisi lokal sebagai medium pendidikan karakter religius yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai internalisasi nilai religius melalui tradisi Pencak Silat Pagar Nusa. Secara khusus, penelitian ini bertujuan menjelaskan makna Pagar Nusa bagi santri, mendeskripsikan bentuk dan pola latihannya di Pesantren Darul Hikam Al-Islami, serta mengungkap proses pembentukan karakter religius yang terbangun dari tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengasuh, pelatih, dan santri, serta studi dokumentasi aktivitas Pagar Nusa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara interaktif dan sistematis guna menggambarkan realitas empiris pembentukan karakter di lapangan secara mendalam. Landasan teoretis penelitian ini mengintegrasikan teori kebudayaan Clifford Geertz tentang simbol dan makna sebagai teori utama, teori pengalaman keberagamaan Joachim Wach, serta teori habitus Pierre Bourdieu. Teori Geertz digunakan untuk menbedah jurus dan simbol Pagar Nusa, teori Wach membedah ekspresi pengalaman spiritual santri, sedangkan teori Bourdieu menganalisis proses pembiasaan nilai etis-religius yang membentuk karakter santri melalui latihan berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pencak Silat Pagar Nusa di Pesantren Darul Hikam Al-Islami berfungsi sebagai himpunan simbol kultural bernilai keislaman sekaligus sarana pembentukan habitus religius. Melalui integrasi olah fisik, pembiasaan ritual (seperti doa dan wirid), serta penanaman adab, tradisi ini berhasil membentuk karakter santri yang disiplin, rendah hati, bertanggung jawab, dan memiliki kedalaman spiritual memunculkan pola makna yang terkandung dalam praktik Pagar Nusa.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pencak Silat Pagar Nusa; Karakter Religius; Simbol dan Makna |
| Subjects: | Islam Islam > Rites, Prayer Social Process Social Process > Acculturation Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Muhammad Esa Faudzan |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:48 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:48 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



