Repository Institusi

Jurnalisme advokasi pada film dokumenter : Analisis semiotika John Fiske pada film dokumenter “Mantra Bebenah” (2025) produksi Watchdoc Documentary

Rizky, Daimat Muhammad (2026) Jurnalisme advokasi pada film dokumenter : Analisis semiotika John Fiske pada film dokumenter “Mantra Bebenah” (2025) produksi Watchdoc Documentary. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstract.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGISRISME)
3_SK Bebas Plagiarsim.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftar isi.pdf

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab 1.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (763kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB)

Abstract

Film dokumenter “Mantra Berbenah” merupakan salah satu karya jurnalisme advokasi yang mengangkat isu penyalahgunaan kekuasaan serta tindakan represif aparat kepolisian terhadap masyarakat sipil di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana jurnalisme advokasi ditampilkan dalam film dokumenter “Mantra Berbenah” melalui perspektif semiotika John Fiske pada level realitas, level representasi, dan level ideologi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interpretatif dengan paradigma kritis, dengan metode analisis semiotika John Fiske yang membongkar tanda melalui tiga level pemaknaan, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Objek analisis berupa 10 adegan representatif yang dipilih dari keseluruhan film karena dinilai relevan dengan praktik jurnalisme advokasi. Data primer diperoleh melalui teknik dokumentasi, yakni menonton film secara berulang untuk mengamati unsur visual, naratif, dan simbolik pada setiap adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level realitas, jurnalisme advokasi ditampilkan melalui pemberian ruang kepada korban dan pihak yang mengalami langsung tindakan represif aparat kepolisian, dihadirkan lewat kesaksian, ekspresi, bahasa tubuh, serta bukti visual tanpa menyertakan sudut pandang institusi kepolisian. Pada level representasi, pesan advokasi dipertebal melalui teknik sinematik berupa pengambilan gambar yang menonjolkan ekspresi narasumber, narasi voice over, teknik penyuntingan yang mengontraskan citra kepolisian dengan kondisi di lapangan, serta dukungan musik yang memperkuat empati penonton. Pada level ideologi, film Mantra Berbenah merepresentasikan ideologi demokratisasi sipil melalui kritik terhadap penyalahgunaan kekuasaan, tuntutan reformasi, dan budaya impunitas Polri. Ideologi ini menekankan pentingnya kontrol masyarakat sipil, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan penghormatan terhadap HAM.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Jurnalisme Advokasi; Film Dokumenter; Semiotika; Watchdoc Documentary
Subjects: Journalism and Newspapers in Indonesia
Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media
Public Performances > Film Reviews
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: Daimat Muhammad Rizky
Date Deposited: 28 Sep 2026 05:23
Last Modified: 28 Sep 2026 05:23
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143214

Actions (login required)

View Item View Item