Wahyudi, Muhammad (2026) Spirit keadilan sosial dalam hadis Nabi SAW: Analisis tematik dengan pendekatan sosiologi Marxisme. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (162kB) | Preview |
|
|
Text (Abstrak)
2_Abstrak.pdf Download (279kB) | Preview |
|
|
Text (SK Bebas Plagiasi)
3_SKBEBASPLAGIARISM.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Isi)
4_Daftar Isi.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_Bab I.pdf Download (384kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (410kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) | Request a copy |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) | Request a copy |
Abstract
Keadilan sosial merupakan persoalan mendasar dalam kehidupan manusia yang bersifat lintas zaman dan sistem pemikiran. Islam, melalui hadis Nabi Muhammad SAW, menempatkan keadilan sosial sebagai bagian inti ajaran yang menekankan perlindungan terhadap kaum lemah, larangan eksploitasi, serta kewajiban distribusi kekayaan. Di sisi lain, Marxisme sebagai teori sosial modern juga mengkritik ketimpangan struktural melalui konsep emansipasi dari dominasi kelas. Meskipun berbeda secara epistemologis hadis bersumber pada wahyu, sementara Marxisme bertumpu pada analisis material-historis kedua perspektif memiliki kesamaan dalam mengkritik penindasan dan ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan pemahaman hadis-hadis tentang keadilan sosial, serta menganalisis relevansinya dengan pendekatan sosiologi Marxisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah metode tematik (maudhu'i) yang dipadukan dengan metode deskriptif-analitis, serta pendekatan sosiologi Marxisme sebagai pisau analisis. Data primer diperoleh dari hadis-hadis yang tergabung dalam Kutub al-Tis'ah, didukung kitab-kitab syarah seperti Fath al-Bari dan Syarh Shahih Muslim, sementara data sekunder bersumber dari buku, jurnal, dan karya akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi SAW memuat prinsip keadilan sosial yang komprehensif, mencakup pemenuhan hak, larangan kezaliman, perlindungan kelompok lemah, dan pencegahan eksploitasi dalam relasi sosial maupun ekonomi. Melalui pendekatan sosiologi Marxisme, nilai-nilai tersebut dapat dipahami dalam konteks ketimpangan, relasi kuasa, dan distribusi sumber daya. Meskipun Islam dan Marxisme memiliki titik temu dalam kritik terhadap eksploitasi, keduanya berbeda dalam solusi yang ditawarkan: Marxisme menekankan perubahan struktural, sedangkan Islam memadukan dimensi material dengan kesadaran etis dan spiritual melalui konsep amanah dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian hadis tematik serta memperkaya wacana keadilan sosial yang relevan dengan konteks sosial-ekonomi Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Tematik; Emansipasi; Hadis Nabi SAW; Keadilan Sosial; Sosiologi Marxisme |
| Subjects: | Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kumpulan Hadits Lainnya Philosopy and Theory Philosophy and Theory of Literatures |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Muhammad Wahyudi |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 08:22 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 08:22 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143926 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




