Setiono, Martin Alghiffary Ahmad (2026) Representasi budaya dalam foto cerita: Analisis semiotika visual Kress & van Leeuwen pada "senjakala budaya" karya Shelly Dwi Febianti di Photosspeak.net. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
cover martin.pdf Download (161kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf Download (239kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
03 bebas plagiarism.pdf Download (282kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Download (194kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (314kB) |
||
|
Text (BAB II)
bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
||
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (433kB) |
||
|
Text (BAB IV)
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
dafpus.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (326kB) |
Abstract
Di Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya arus modernisasi serta pergeseran nilai-nilai budaya lokal yang kerap meminggirkan eksistensi tradisi masyarakat di ruang publik perkotaan, di mana platform digital seperti Photosspeak.net hadir sebagai ruang alternatif bagi para kreator visual untuk mendokumentasikan dan menyuarakan resistensi kultural. Tujuan dari penelitian ini diarahkan untuk membongkar serta menjelaskan secara sistematis bagaimana makna-makna kultural dikonstruksi melalui elemen visual di dalam rangkaian karya foto cerita (photostory) berjudul “Senjakala Budaya” karya Shelly Dwi Febianti yang secara mendalam merekam dinamika kesenian tradisional serta perjuangan komunitas lokal dalam merawat warisan budaya leluhur. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika visual dari Gunther Kress dan Theo van Leeuwen dalam paradigma konstruktivis, di mana karya foto dianalisis melalui tiga metafungsi utama meliputi makna representasional (aktor, tindakan, dan peristiwa), makna interpersonal (sudut pandang, jarak sosial, serta kontak tatapan), dan makna komposisional (nilai informasi serta pembingkaian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui aspek makna representasional, karya "Senjakala Budaya" berhasil merekam proses transmisi budaya secara hidup bukan sekadar tontonan pasif, melainkan melalui pengalaman keterlibatan tubuh anak-anak yang berinteraksi langsung dengan atribut tradisional serta ritual di tengah masyarakat. Melalui aspek makna interpersonal, rangkaian foto tersebut mampu membangun kedekatan emosional yang kuat sekaligus memosisikan audiens sebagai saksi langsung atas krisis ruang publik akibat marjinalisasi urban. Sementara itu, melalui aspek makna komposisional, karya ini berhasil mengonstruksi kontras visual yang tajam antara kesakralan tradisi dan lanskap urban yang terbengkalai, sehingga mempertegas pesan kultural mengenai bentuk perlawanan simbolik dan upaya pelestarian identitas lokal di ruang media digital.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Representasi Budaya; Foto Cerita (Photostory); Semiotika Visual Kress & van Leeuwen; Photosspeak.net |
| Subjects: | Photography and Photographs Photography and Photographs > Education, Research, Related Topics Photographs |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Martin Alghiffary Ahmad Setiono |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 08:31 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 18:58 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144385 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




