Hayatudin, Aliffia Zikrinisa (2026) Pengaruh bimbingan individu melalui metode muhasabah terhadap peningkatan kesadaran diri siswa : Penelitian pada siswa kelas VII di SMP Plus Al-Aqsha Jatinangor. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (194kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (8kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (211kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (373kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (388kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (632kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
Abstract
Masa remaja awal merupakan fase transisi krusial yang sering kali memicu masalah adaptasi sosial dan emosional pada siswa. Berdasarkan observasi di SMP Plus Al-Aqsha Jatinangor, fenomena rendahnya kesadaran diri (self-awareness) masih sering dijumpai pada siswa kelas VII, yang terlihat dari adanya pelanggaran tata tertib dan kurangnya disiplin. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan intervensi bimbingan konseling yang intensif melalui pendekatan keagamaan guna mendorong evaluasi perilaku secara personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran diri siswa kelas VII di SMP Plus Al-Aqsha Jatinangor, untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan individu melalui metode muhasabah di SMP Plus Al-Aqsha Jatinangor, dan untuk mengetahui pengaruh bimbingan individu melalui metode muhasabah terhadap peningkatan kesadaran diri siswa kelas VII di SMP Plus Al-Aqsha Jatinangor. Kerangka pemikiran dalam skripsi ini dibangun di atas perpaduan tiga landasan teori utama, yaitu bimbingan individu, metode muhasabah, dan kesadaran diri. Teori bimbingan individu mengacu pada konsep Prayitno mengenai pemberian bantuan tatap muka untuk mengoptimalkan potensi siswa. Metode muhasabah bersandar pada pemikiran Ahmad Shaleh tentang introspeksi diri untuk perbaikan karakter. Sementara itu, teori kesadaran diri menggunakan perspektif Daniel Goleman mengenai kapasitas individu dalam memahami emosi dan nilai-nilai batinnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal komparatif. Populasi penelitian berjumlah 127 siswa kelas VII, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel akhir sebanyak 10 siswi. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner skala Likert yang didukung oleh observasi serta wawancara bersama guru bimbingan konseling. Seluruh data yang diperoleh kemudian diolah secara statistik menggunakan program SPSS versi 26.0. Hasil pengujian hipotesis secara parsial (Uji t) menunjukkan nilai signifikansi variabel bimbingan individu sebesar 0,695 dan variabel muhasabah sebesar 0,631 (keduanya > 0,05). Uji simultan (Uji F) juga menghasilkan nilai Fhitung 0,203 dengan signifikansi 0,821 (> 0,05), yang berarti H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa layanan bimbingan individu dan metode muhasabah secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesadaran diri siswa, dengan kontribusi pengaruh hanya sebesar 5,5%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bimbingan individu; muhasabah; kesadaran diri; siswa SMP; |
| Subjects: | Religious Education Education |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Aliffia Zikrinisa Hayatudin |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 03:05 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 03:05 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




