Adiwinata, Tubagus Mochammad Nur Adin Kaezia (2026) Rasionalitas dan spiritualitas dalam pencapaian kebahagiaan : Studi komparatif Al-Ghazali dan Aristoteles. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (617kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text
1221010107 Tubagus Mochammad Nur Adin Kaezia Adiwinata - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (387kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (432kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (595kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) | Request a copy |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kebahagiaan merupakan tujuan hidup yang bersifat universal dan menjadi persoalan penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam konteks kehidupan modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, ekonomi, dan informasi. Kemajuan tersebut tidak selalu sejalan dengan tercapainya kehidupan yang bahagia, sehingga muncul persoalan mengenai bagaimana kebahagiaan seharusnya dipahami dan dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jalan menuju kebahagiaan menurut Aristoteles dan Al-Ghazali serta menganalisis peran rasionalitas dan spiritualitas dalam pencapaian kebahagiaan berdasarkan pemikiran kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-komparatif dan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer yang digunakan adalah Nicomachean Ethics karya Aristoteles dan Kimiya al-Sa'adah karya Al-Ghazali. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan metodologi penelitian filsafat yang meliputi deskripsi, interpretasi, koherensi intern, komparasi, analisis filosofis, dan pemaknaan. Teori eudaimonia Aristoteles memandang kebahagiaan sebagai aktivitas jiwa yang sesuai dengan keutamaan (aretē), yang diwujudkan melalui pembentukan karakter, jalan tengah (mesotēs), kebijaksanaan praktis (phronesis), dan mencapai puncaknya dalam aktivitas kontemplatif (theoria). Sementara itu, teori sa'adah Al-Ghazali memandang kebahagiaan sebagai keadaan jiwa yang dicapai melalui pengenalan diri (ma'rifat al-nafs), penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), pengenalan kepada Allah (ma'rifatullah), dan cinta kepada-Nya (mahabbah), yang memiliki orientasi transenden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eudaimonia menempatkan akal sebagai dasar utama dalam pencapaian kebahagiaan yang bersifat imanen, sedangkan sa'adah menempatkan akal sebagai sarana yang berperan dalam mengatur kehidupan dan diarahkan oleh wahyu menuju kebahagiaan transenden. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya perbedaan orientasi dalam memahami sumber, proses, dan tujuan kebahagiaan. Melalui analisis filosofis dan pemaknaan, rasionalitas dapat dipahami sebagai penyedia cara dalam mencapai kehidupan yang baik, sedangkan spiritualitas memberikan arah dan tujuan yang melampaui kehidupan duniawi. Dengan demikian, rasionalitas dan spiritualitas dapat ditempatkan dalam hubungan yang saling melengkapi sebagai dua dimensi penting dalam pencapaian kebahagiaan manusia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eudaimonia; sa'adah; rasionalitas; spiritualitas; kebahagiaan |
| Subjects: | Aristotelian Philosophy Islam > Islam and Philosophy |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | mr Tubagus Mochammad Nur Adin Kaezia Adiwinata |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 09:43 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 09:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144789 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




