konsep kebahagiaan menurut Jean Paul Sartre

Rahman, Ali (2024) konsep kebahagiaan menurut Jean Paul Sartre. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
cover.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2abstrak.pdf

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3daftar pustaka.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4babi.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5babii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400kB)
[img] Text (BAB III)
6bab iii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text (BAB IV)
7babiv.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[img] Text (BAB V)
8babv.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)

Abstract

Kebahagiaan merupakan salah satu tema abadi dalam filsafat yang telah mendapat perhatian mendalam sejak zaman kuno. Para filsuf, dari Aristoteles hingga pemikir modern, telah mencoba menguraikan berbagai aspek kebahagiaan, mengaitkannya dengan kepuasan hidup, kebajikan, kesenangan, dan pemenuhan diri. Namun, dalam pandangan eksistensialis seperti Jean-Paul Sartre, kebahagiaan tidak dipandang sebagai pencapaian tetap atau kondisi yang stabil, melainkan sebagai proses berkelanjutan yang terkait erat dengan kebebasan, tanggung jawab, dan ketidakpastian eksistensial.Penelitian ini mengeksplorasi konsep kebahagiaan menurut Jean-Paul Sartre, yang melihat kebahagiaan tidak sebagai pencapaian tetapi sebagai proses aktif penciptaan makna dalam menghadapi ketidakpastian hidup. Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif penelitian kepustakaan, dengan metode deskriptif-heuristik. Penelitian ini berkutat pada persoalan: Apa konsep kebahagiaan menurut Jean-Paul Sartre? Bagaimana kebahagiaan dipahami dalam kerangka filsafat eksistensialis Sartre? Bagaimana konsep kebahagiaan Sartre dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah karya Sartre, sedangkan data sekunder berasal dari buku, artikel, majalah, dan hasil riset yang berkaitan dengan masalah utama penelitian. Dalam penelitian ini analisis yang digunakan adalah filsafat eksistensialis secara umum, kita melihat bahwa eksistensialisme menekankan pada pengalaman subjektif dan kebebasan individu. Eksistensialisme, yang sering dikaitkan dengan pencarian makna dalam kondisi eksistensial manusia, termasuk perasaan kecemasan, kebebasan, dan kesendirian. Jean-Paul Sartre menghubungkan kebahagiaan dengan kebebasan dan tanggung jawab pribadi, menganggap manusia dilahirkan tanpa esensi yang ditentukan dan harus membentuk identitas mereka sendiri melalui pilihan. Kebahagiaan bagi Sartre bukan kondisi yang dicapai dengan mudah, tetapi adalah proses berkelanjutan dari penciptaan makna dalam menghadapi ketidakpastian dan kontradiksi kehidupan. Kebahagiaan sejati tercapai dengan menerima dan memanfaatkan kebebasan ini untuk hidup secara autentik dan berintegritas.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Eksistensialisme; Kebahagiaan; Jean Paul Sartre
Subjects: Islam Umum > Islam dan Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat
Depositing User: Ahmad Rifai
Date Deposited: 23 Jul 2024 04:43
Last Modified: 23 Jul 2024 04:43
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/92503

Actions (login required)

View Item View Item