Arjuna, Arjuna (2026) Pengaruh model Problem Based Learning dan Cognitive Style terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas Cambridge pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis: penelitian di MAN 1 Kota Batam. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (246kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (454kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_keteranganbebasplagiarism.pdf Download (167kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (235kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (325kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (487kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (555kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (997kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis, yang cenderung berorientasi pada hafalan dan belum mengakomodasi perbedaan gaya kognitif (cognitive style) siswa. Kondisi ini sejalan dengan hasil studi Programme for International Student Assessment (PISA) yang menunjukkan bahwa kemampuan penalaran dan pemecahan masalah siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara-negara OECD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dan cognitive style, baik secara mandiri maupun interaksinya, terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas Cambridge pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di MAN 1 Kota Batam. Hal ini penting dikaji karena efektivitas suatu model pembelajaran diduga tidak berdiri sendiri, melainkan turut ditentukan oleh gaya kognitif siswa dalam memproses informasi. Penelitian ini bersandar pada Teori Belajar Konstruktivisme (Piaget dan Vygotsky), yang menyatakan bahwa pengetahuan akan bermakna dan terinternalisasi kuat apabila peserta didik secara proaktif mengonstruksi sendiri pemahamannya melalui resolusi masalah nyata, sebagaimana diakomodasi oleh model Problem Based Learning (PBL). Selain itu, penelitian ini juga merujuk pada Teori Gaya Kognitif Herman Witkin, yang menjelaskan bahwa cognitive style merupakan dimensi pervasif yang menggambarkan preferensi individu dalam memproses dan mengorganisasikan informasi, bukan ukuran kapasitas intelektual. Kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini diukur berdasarkan indikator Robert Ennis dan Peter Facione, yaitu menganalisis, mengevaluasi, eksplanasi, regulasi diri, dan resolusi masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi (quasi-experimental) desain faktorial 2x2, yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 50 siswa kelas XI program Cambridge yang ditentukan melalui teknik total sampling (sampling jenuh). Data cognitive style siswa diperoleh melalui Group Embedded Figures Test (GEFT), sedangkan data kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan instrumen tes berbasis indikator menganalisis, mengevaluasi, eksplanasi, regulasi diri, dan resolusi masalah. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Analisis Varians Dua Jalur (Two-Way ANOVA) berbantuan program IBM SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model Problem Based Learning berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dengan rata-rata kelas eksperimen (78,20) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (70,90); (2) cognitive style (Field Independent dan Field Dependent) secara mandiri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (Sig. 0,928 > 0,05); dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan cognitive style terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (F= 4,844; Sig. 0,033 < 0,05), di mana efektivitas model PBL terbukti bergantung pada karakteristik gaya kognitif siswa. Temuan ini berbeda dari penelitian-penelitian terdahulu yang menunjukkan keunggulan mutlak siswa FI atas FD, karena dalam penelitian ini pengaruh gaya kognitif ternyata bersifat kondisional, siswa FI unggul saat belajar dengan PBL namun menurun pada model konvensional, sedangkan siswa FD menunjukkan pola sebaliknya, sehingga efek keduanya saling meniadakan ketika dirata-ratakan secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran yang menantang perlu diselaraskan dengan keragaman gaya kognitif siswa agar secara optimal mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Problem Based Learning; Cognitive Style; Kemampuan Berpikir Kritis; Pembelajaran Al-Qur'an Hadis; Interaksi Model Pembelajaran dan Gaya Kognitif |
| Subjects: | Islam > Islamic Religious Education Education > Psychology of Education Educational Institutions, Schools and Their Activities > Project Methods |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Arjuna Arjuna |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 08:15 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



